ILMU 45: ARTIKEL KEKINIAN
Tampilkan postingan dengan label ARTIKEL KEKINIAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ARTIKEL KEKINIAN. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 Januari 2021

Kuliah Online dan Shadaqah Digital

Januari 02, 2021 0
Kuliah Online dan Shadaqah Digital


Shadaqah Digital Melalui Backlink

Backlink kampus, target dua link website:

http://insud.ac.id/

http://mpi.insud.ac.id/


Untuk backlink Pondok, target link website:

https://ppsd.or.id/


Ketentuan Umum

1. Wajib ada foto yang pakai jas INSUD, boleh sendiri, boleh, foto bersama.

2. Hastag Wajib:

#demiilmu

#insud

#insudlamongan

#mpiinsud

#mpiinsudlamongan

#mpiinsud5berkarya

#insudjawatimur

#insudjawatimurindonesia


Selengkapnya jika Anda ingin mengetahui lebih lengkap silahkan klik website berikut www.insud.ac.id atau klik link disini


Contoh Kata-kata:

"Saya memilih kuliah di Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD), salah satu niat utama yaitu ingin memperdalam ilmu pendidikan Islam, khususnya Manajemen Pendidikan Islam (MPI)". 

Untuk lebih detail informasi kampus INSUD silahkan klik link disini

Untuk detail informasi program studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), silahkan klik link disini.

"Dulu sebelum saya memilih kuliah, sebenarnya saya kurang percaya diri. Akan tetapi, setelah mendaftar saya niatkan untuk thalabul ilmi"


Untuk program studi manajemen pendidikan Islam berikut website berikut www.mpi.insud.ac.id atau klik link disini




Ketentuan Khusus Jawaban UTS

1. Jawaban minimal 1.000 (Seribu) Kata untuk 2 jawaban 

2. Jumlah seribu kata, boleh kombinasi untuk jawaban nomor 1 dan 2


Ketentuan Shadaqah Digital

Dalam ketentuan shadaqah digital ini, target link website sesuai diatas.

Adapun ketentuan khusus shadaqah digital yaitu sebagai berikut:

1. Harus menuliskan niat kuliah, rasa senangnya kuliah, motivasi kuliah, terkhusus pengalaman menjadi mahasiswa, baik awal semester baru sampai saat ini. Baik kenangan indah, pengalaman revisi, tugas kuliah mau presentasi tiba-tiba hilang. Dan lain sebagainya.

2. Terkhusus yang sebagai santri Sunan Drajat, harus menyertakan pengalaman menjadi santri, senangnya menjadi santri, nikmatnya menjadi santri, dan pengalaman khusus, lucu, aneh, tapi tetap khas.

Jumat, 17 Januari 2020

Siang Mahasiswa, Malam Santri, Jadilah Mahasantri di Ponpes Sunan Drajat dan INSUD

Januari 17, 2020 0
Siang Mahasiswa, Malam Santri, Jadilah Mahasantri di Ponpes Sunan Drajat dan INSUD

Hai guys. Jumpa lagi dengan blog ilmu45.
Bagaimana kabarnya nih?
Semoga sehat semuanya ya. Aamiin

Kesempatan kali ini admin ingin review tentang sebuah Pondok Pesantren yang satu-satunya di Indonesia, dan boleh jadi di dunia. Bahwa nama Pondok Pesantren ini dengan makam salah satu wali di Indonesia, ini menyatu dengan satu lingkungan.

Jika kalian belum tahu, ini admin bisikan. Hehehe

Berlokasi di Desa Banjarwati Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan Jawa Timur, Indonesia, berdiri sebuah Pondok Pesantren Sunan Drajat. Nama Wali tersebut diambil lantaran tempat, tanah, perjuangan serta makam Sunan Drajat tepat berada di lokasi tersebut.

Lebih dari sepuluh ribu santri, hingga data tahun 2019. Selengkapnya, bisa kalian cek di website resmi Pondok Pesantren Sunan Drajat ini guys, yaitu www.ppsd.or.id atau bisa klik tautan admin langsung ke website tersebut, silahkan klik tautan biru ini.


Sang Kiai, Pengasuh sekaligus pendiri Pondok Pesantren Sunan Drajat yaitu, Prof. Dr. KH. Abdul Ghofur, yang menjadi Ketua Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat (YPPSD). Banyak sekali talenta beliau. Ahli kesehatan, hingga beliau mendapatkan gelar Honoris Causa. 

Ahli pendidikan yang memiliki puluhan lembaga pendidikan, dari Madrasah Diniyah, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Aliyah, hingga Perguruan Tinggi. Ahli bisnis, yang memiliki puluhan model bisnis, hingga menjadikan Pondok Pesantren Sunan Drajat sebagai inkubator bisnis Pondok Pesantren oleh Bank Indonesia. 

Nah, ini recommended banget, bagi kalian yang mau jadi mahasiswa dan menjadi santri, inilah tempat yang tepat dan lingkungan yang mendukung pesat, yaitu Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) Lamongan.


Memang benar adanya, namanya juga manusia, bisa saja kuliah, lulus langsung menjemput karir dengan mudah. Ini beda guys. Hidup butuh berkah, barakah (barokah, Red). Apalagi ini Pondok Pesantren, sudah jelas malam mengaji, siang kuliah. Syukur, berlimpah. Maksudnya, sudah bekal akhirat dapat, hidup di dunia bermanfaat.


Nah, untuk kalian yang mau bergabung bersama Institut Pesantren Sunan Drajat, bisa cek selengkapnya di website www.insud.ac.id atau klik tautan link ini.

Informasi diatas, tentu belum lengkap. Hanya sebatas, review ringan dari admin blog ilmu45 ini. 

Sekian dari admin ilmu45.blogspot.com

Jika kalian merasa informasi ini bermanfaat, silahkan share dengan klik tombol tautan yang ada di blog ini.

#ayomondok
#ponpessunandrajat
#santridrajat
#mahasiswadrajat
#mahasiswainsud
#insud
#mpiinsud
#mpi4berkarya
#demiilmu

Sabtu, 10 November 2018

ORANG TUA KITA, PEJUANG KELUARGA, PAHLAWAN ANAKNYA, PAHLAWAN KITA

November 10, 2018 2
ORANG TUA KITA, PEJUANG KELUARGA, PAHLAWAN ANAKNYA, PAHLAWAN KITA

Assalamu’alaikum Wr Wb

Jumpa lagi dengan ilmu45.blogspot.com Bagaimana kabarnya hari ini guys? 

Mudah-mudahan tetap kuat, 
semangat berkali-lipat dan terus 
hidup manfaat. 


Apa itu pahlawan?

Jika diberikan pertanyaan seperti itu, tentu jawaban setiap orang berbeda-beda.
Ada yang mengartikan pahlawan itu adalah mereka yang mengangkat senjata, melindungi tanah air.

Mungkin ada yang mengatakan pahlawan adalah mereka yang gugur saat memperjuangkan hal baik. 
Jadi harus wafat dulu, baru disebut pahlawan. 😅


Bagi kids jaman now, mungkin pahlawan adalah mereka yang punya kekuatan super dan bergabung dalam tim bernama avenger, hehe. Yang manapun itu, silahkan saja. Semua punya kebebasan berpendapat. 

Saya juga punya pendapat sendiri tentang pahlawan. Bagi Saya, pahlawan adalah mereka yang mengorbankan kenyamanan diri sendiri, agar orang lain merasa nyaman. Seseorang yang berbagi makanan, padahal porsinya hanya cukup untuk diri sendiri, itu adalah pahlawan.

Seseorang yang harus bangun pagi, untuk mengatur lalu lintas, membersihkan jalan, mengajar disekolah-sekolah itu juga pahlawan. Seseorang yang merelakan jam tidurnya, waktu istirahatnya, dan jam santainya untuk orang lain, itu pahlawan. 

Jika pengertiannya seperti ini. Saya, kamu, dan kita semua insyaAllah bisa jadi pahlawan. Mungkin sederhana, tapi itulah makna pahlawan bagi Saya. Tidak mudah lho menomor satukan orang lain, padahal sifat dasar manusia adalah egois. Karena itu, muliakanlah sesama. Apalagi mereka yang mengorbankan kenyamanannya.

Ngomong-ngomong soal berkorban. Ternyata kita semua punya pahlawan dalam hidup kita.


Mereka adalah dua orang yang kita panggil dengan sebutan ibu dan bapak.
Apa yang mereka korbankan? Teramat banyak.

Ibu mempertaruhkan nyawa melahirkan kita. Bapak mengorbankan hidupnya, memastikan kita hidup dengan layak. Saat masih kecil.  Kita tidur seenaknya. Mereka? Bangun sebelum kita, untuk menyiapkan kebutuhan kita. Pakaian-pakaian mereka, tidak sebagus pakaian kita. Padahal jika mereka mau, mereka bisa membelinya. Sering sekali mereka mengatakan kenyang. Hanya karena kita suka dengan makanan tersebut. 

Untuk membesarkan kita, mereka mengeluarkan puluhan juta, ratusan juta, bahkan miliaran.
Berapa yang mereka nikmati untuk dirinya? Dibawah itu. Untuk membesarkan kita, mereka mencurahkan mayoritas waktunya, bahkan mungkin kita selalu jadi prioritasnya. 

Berapa waktu yang mereka miliki untuk dirinya?

Dibawah itu

Bapak ibu kita, pantas disebut pahlawan.
Orang tua, bukan bukan hanya mengorbankan kenyamanannya, bahkan mungkin mereka rela mati untuk anaknya.
Dalam kasus Saya.
Bapak dan Ibu memastikan Saya kenal dengan Allah.
Berpesan untuk menjadi seseorang yang bermanfaat bagi sesama.
Memberikan yang terbaik untuk Saya, bahkan yang tidak ada, beliau ada-adakan.


Tidak ada satu kalimat letih atau mengeluh keluar dari lisan mereka karena capek mendidik dan membesarkan Saya. MasyaAllah.
Itulah yang orang tua kita lakukan.

Kenapa saya menulis ini sekarang?

Karena di Indonesia, 10 November adalah hari pahlawan, dan mungkin kita banyak mengingat jasa-jasa mereka yang hanya kita kenal namanya.

Tidak masalah mau mengenang siapa.
Tapi jangan lupakan pahlawan kita sesungguhnya.


Mereka yang pasang badan pertama untuk kita.
Mereka yang jelas-jelas telah membuktikan pengorbanannya.


Kita mungkin anak yang tidak berbakti amat. Teramat banyak sikap kita yang mengecewakan mereka.
Dan mungkin kita juga tidak akan pernah bisa membalas semua pengorbanan mereka. Bahkan untuk berkata "terimakasih" secara langsung, kita mungkin tidak bisa karena canggung. Tapi ada satu hal yang bisa kita lakukan untuk mereka. 


Apakah itu?

Jawabannya adalah. . 
Doakan ibu dan bapak kita masuk ke surganya Allah. .

Ya Rabb, berikanlah mereka surga.
Terimakasih para ibu. 
Terimakasih para bapak.
Kalian pahlawan kami.


Semoga Allah memberikan balasan terbaik yaitu surga untuk kalian. Aamiin
Salam45 Salam ilmu45

Wassalamu'alaikum Wr Wb
Tim admin blog
ilmu45.blogspot.com

#ilmu45 #ilmu45blogspotcom

Jumat, 09 November 2018

RIZIEQ SHIHAB TERSELAMATKAN (SEMENTARA) MELALUI PEMERINTAHAN REPUBLIK INDONESIA

November 09, 2018 0
RIZIEQ SHIHAB TERSELAMATKAN (SEMENTARA) MELALUI PEMERINTAHAN REPUBLIK INDONESIA

Dubes Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel menjelaskan bahwa memang benar Rizieq Shihab di tangkap dan ditahan pihak keamanan Kerajaan Saudi Arabia ( KSA). Namun para diplomat kita berhasil mengeluarkan pentolan FPI itu dengan jaminan yang konon cukup banyak. 

Jika tidak ada para diplomat, dipastikan Rizieq meringkuk dalam penjara. Langkah cepat ini sejalan dengan kebijakan Presiden Jokowi yang dengan tegas memberi perlindungan maksimal bagi Warga Negara Indonesia siapapun dia. 

Dari laporan pak Duta Besar, Rizieq didatangi polisi dan intel pada jam 8 pagi kemudian digelandang ke kantor polisi Makkah. Dia baru dibebaskan 12 jam yakni pada pukul 20.00. Kini Kedutaan RI di Riyadh memantau dengan seksama tuduhan apa yang akan dikenakan terhadap Rizieq. 

Diketahui, ada bendera Tauhid dipasang di rumah dia yang dikatakan oleh warga Arab Saudi sebagai bendera ISIS. Bendera itu dipasang di dinding depan rumah Rizieq yang sangat sederhana. Sungguh menarik karena di Indonesia, bendera hitam itu dipuja-puja, tapi di Arab Saudi dianggap bendera ISIS. Sampai sekarang, belum ada keterangan apakah Rizieq sendiri yang pasang bendera itu. Namun yang jelas, pentolan FPI ini pernah menyerukan kepada kader dan simpatisan FPI serta alumni 212 di Indonesia untuk memasang bendera tauhid di rumah mereka. Jadi masuk akal jika ada yang menduga, Rizieq yang pasang bendera itu sebagai bentuk “tauladan kepemimpinan.” Jika dia yang pasang, maka itu adalah kebodohan. Jika orang lain yang pasang, maka itu kelalaian Rizieq. 

Mestinya dia paham bahwa aturan KSA soal symbol sangatlah ketat dan hukumannya berat. Menurut pak Dubes, jika Rizieq dikenakan tuduhan yang terkait dengan masalah keamanan Kerajaan Saudi Arabia, maka dia akan ditangani langsung oleh Dinas Keamanan Negara yang langsung di bawah kendali sang Raja, semacam Badan Intelejen Negara. 

Begitu seriusnya hukuman yang akan dikenakan Rizieq , sampai-sampai pak Dubes berharap Rizieq hanya terkena status overstay. Harap diingat, Raja Muhammad bin Salman sangat alergi dengan pemuka agama yang dipandang dia pecicilan. Kini Rizieq bisa jadi masuk radar pantauan lembaga kerajaan yang bisa berbuat apa saja. Termasuk memakai cara-cara yang mengerikan. 

Jadi sebaiknya Rizieq pulang dan berterima kasih pada pemerintah bahwa dia telah diselamatkan dari mara bahaya. Duduk dan diam. Tidak bikin ulah. Kita lihat apakah dia mau membalas kebaikan ini. Kita lihat nanti.
Salam45 Salam ilmu45

Wassalamu'alaikum Wr Wb
Tim admin blog
ilmu45.blogspot.com

#ilmu45 #ilmu45blogspotcom


Selasa, 30 Oktober 2018

SEMANGAT SUMPAH PEMUDA DALAM BINGKAI ISTIGHOTSAH KUBRO GOR DELTA SIDOARJO JATIM

Oktober 30, 2018 0
SEMANGAT SUMPAH PEMUDA DALAM BINGKAI ISTIGHOTSAH KUBRO GOR DELTA SIDOARJO JATIM

Assalamu’alaikum Wr Wb

Jumpa lagi dengan ilmu45.blogspot.com 

Bagaimana kabarnya hari ini guys? 
Mudah-mudahan tetap kuat, semangat berkali-lipat dan terus hidup manfaat. 

Ahad 28 Oktober 2018

Bertempat di Stadion Gelora Delta Sidoarjo 
Jawa Timur, ratusan ribu warga NU dari seluruh Jawa Timur membanjiri stadion dan sekitarnya untuk mengikuti Istighotsah Akbar yang diselenggarakan oleh PWNU Jawa Timur dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional yang bertepatan dengan hari sumpah pemuda.

Hadir dalam acara tersebut, para Masyayikh, Kyai NU, Habaib Ahlussunnah wal Jama'ah, Gubernur Jawa Timur, para kepala daerah di Jawa Timur, dan para menteri kabinet pimpinan Presiden Joko Widodo seperti menteri Pertanian, menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Menteri pemuda dan olah raga, menteri riset teknologi dan pendidikan Tinggi dan juga hadir Wakil MPR Muhaimin Iskandar yang didaulat sebagai pembaca ikrar santri .

Sesuai jadwal yang disampaikan panitia, acara Istighosah dimulai pukul 06:00 WIB dengan upacara pembukaan dan dilanjutkan pelaksanaan Istighotsah yang dipimpin oleh para Masyayikh NU dan diikuti secara khidmad oleh seluruh warga NU yang hadir memadati seluruh bagian dalam stadion dan halamam luar stadion Gelora Delta Sidoarjo.

Sebagaimana menjadi maklum bagi warga NU, bahwa amaliyah Istighosah adalah upaya warga NU untuk meminta pertolongan kepada Allah SWT setelah melaksanakan usaha dan upaya, karena dibalik segala yang mampu dilakukan makhluk, ada tempat meminta pertolongan yakni Allah SWT tuhan semesta alam. Adapun pertolongan dari Allah SWT yang diminta dalam Istighotsah Akbar hari ini adalah keutuhan dan keselamatan bangsa Indonesia dari segala bencana yang mengancam baik gerakan separatisme yang mengancam keutuhan NKRI, gerakan terorisme yang mengancam nyawa dan keberlangsungan keamanan bangsa dan agama, serta permohonan diselamatkan dari bencana alam yang melanda bangsa Indonesia.

Jadi Istighotsah bagi warga NU adalah amaliyah untuk sambat kepada Allah SWT bukan sekedar Show a Force atau unjuk kekuatan menggerahkan masa dan turun jalan mengkibas-kibaskan bendera. Setelah Istigotsah selesai, tampil sebagai pemberi orasi kebangsaan dua tokoh NU berpengaruh yakni Kyai Marzuki Mustamar yang juga menjabat sebagai Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Timur dan tausiyah Kebangsaan disampaikan oleh Prof. Dr. K.H Ma'ruf Amin selaku Musytasyar PBNU.

Dalam orasinya Kyai Marzuki Mustamar menyampaikan bahwa negara Imdonesia adalah negara warisan para ulama' pejuang perlawanan melawan penjajah sejak zaman Pati Unus, Diponegoro, sampai pimpinan Hizbullah yang langsung dipanglimai oleh Hadrotussyekh Mohammad Hasyim Asy'ari yang kemudian menjadi cikal bakal lahirnya perlawanan melawan sekutu yang datang kembali dipimpin Inggris dengan keluarnya fatwa Resolusi Jihad 22 Oktober 1945 yang isinya adalah "Barang siapa yang berada radius 94 km dari Surabaya, laki-laki, perempuan, tua atau muda wajib hukumnya mengangkat senjata melawan penjajah, dan barang siapa mati pada pertempuran tersebut, maka tergolong mati sahid" karena kewajiban membela tanah air sama halnya menjaga keberlangsungan kehidupan beragama ala Ahlussunnah wal jama'ah, dan membela tanah air, sama halnya mencintai tanah air dan merupakan sebagian dari iman "Khubbul Wathan Minal Iman".

Sementara Mustasyar PBNU Prof. Dr. K.H Ma'ruf Amin dalam tausiyahnya menyampaikan bahwa santri adalah harapan bangsa dimasa depan, oleh karenanya santri harus mampu membaca tulisan dalam kitab al Qur'an dan Hadist, tulisan dalam kitab kuning, dan tulisan yang ada dalam lingkungan kehidupan. Jika dahulu pada tahun 1934 mbah Wahab menulir Syair Syubbanul Wathan dengan mengatakan Indonesia bilaadi (Indonesia Negeriku, maka santri zaman Now yang juga disebut santri milenial, harus faham situasi dan kondisi dan mampu memberikan solusi dari masalah yang dihadapi masyarakat dan bangsa Indonesia.

Masih dalam tausiyahnya, Kyai Ma'ruf Amin menceritakan kronologi mengapa beliau berada pada jabatan Musytasyar padahal sebelumnya beliau adalah Rois Aam PBNU. Hal ini dikarenakan beliau dipilih pak Jokowi menjadi calon wakil presiden dalam pemilu 2019, beliau berseloroh "wong sudah tua kok masih berhasrat jabatan", "memangnya siapa yang bilang saya muda, saya memang tua wong usia saya 75 tahun", kata beliau disambut gelak tawa dan riuh tepuk tangan para hadirin yang memang faham selera humor Kyai NU.

Beliau melanjutkan ceritanya dengan menggambarkan cerita "ada orang tua yang menanam pohon, lantas ditegurlah si orang tua tersebut oleh anak muda, "mbah untuk apa engkau menanam tanaman yang andaikan tanaman ini besar dan berbuah, engkau mungkin sudah meninggal dan tidak pernah menikmati hasil tanamanmu mbah?, jawab penanam pohon"aku menanam bukan untuk diriku, tapi untuk generasiku yang akan datang". Sedemikian saya yang sudah setengah baya ini, hari ini saya maju menerima pilihan pak Jokowi yang memilih Kyai walaupun beliau bisa memilih yang lainnya, tujuan saya adalah menyiapkan pohon untuk masa depan, untuk anak-anak muda Indonesia yang mencintai NKRI dan Ahlussunnah wal Jama'ah.

Terang sudah bahwa jika dahulu 90 tahun yang lalu, para pemuda Nusantara mengikrarkan sumpah pemuda dengan semangat persatuan, maka hari ini warga NU yang diprakarsai PWNU Jawa Timur, mengikat semangat persatuan sumpah pemuda melalui Istighotsah dengan mengetuk pintu langit untuk memohon pertolongan Allah SWT demi keutuhan, keselamatan dan keberkahan NKRI.

#KitaSamaIndonesia
#NKRIHargaMati
#PancasilaJaya
#BhinekaTunggalIka


Selamat Hari Sumpah Pemuda. 
Waktunya Berkarya Jangan buang kuota. 
Mari kita jaga persatuan dan kesatuan Bangsa.

Sekian dari admin ilmu45.
Salam ilmu45 Salam 45.
Wassalamu'alaikum Wr Wb
Tim admin blog 

Senin, 29 Oktober 2018

WAHAI PEMUDA, WAKTUNYA BERKARYA, JANGAN TUNDA, JANGAN BUANG KUOTA, ANDA BISA APA?

Oktober 29, 2018 0
WAHAI PEMUDA, WAKTUNYA BERKARYA, JANGAN TUNDA, JANGAN BUANG KUOTA, ANDA BISA APA?

Assalamu’alaikum Wr Wb

Jumpa lagi dengan ilmu45.blogspot.com 

Bagaimana kabarnya hari ini guys? 
Mudah-mudahan tetap kuat, semangat berkali-lipat dan terus hidup manfaat. 
Sebelumnya mohon maaf, beberapa hari kemarin admin sibuk banget dengan kegiatan offline. Hari ini baru bisa.

Bismillah, mari kita mulai dengan membaca surat Al-Fatihah, semoga hidup kita barakah-berlimpah. Lahumul Faatihah.

Whokkkkkkkkkkey. 

Langsung kita bahas terkait dengan judul diatas. Bagi admin perlu kita meluruskan dulu sebenarnya siapa yang di maksud pemuda? Seringkali ini menjadi even tahunan dan cuma diperingati satu tahun sekali.

Jadi begini guys, setelah melihat berbagai artikel yang ada, jurnal maupun buku serta kamus, menurut admin menyimpulkan bahwa pemuda adalah seorang individu yang memiliki spirit, komitmen, loyalitas tanpa batas, untuk selalu berpikir dan berbuat dengan memiliki nilai manfaat. Ringkasnya, pemuda adalah individu yang selalu berpikir dan berbuat maju, tanpa terikat umur dan waktu.

Dalam pemahaman umum, boleh jadi pengertian pemuda adalah seorang individu dengan umur 15-40 tahun. Pengertian ini seringkali menjadi sebuah kesepakatan yang tidak terlihat. Namun begitu adanya. Seperti bisa kita sebut dua organisasi, Karang Taruna, Komite Nasional Pemuda Indonesia, yang berjenjang dari desa hingga tingkat negara.

Menurut Anda, yang membaca tulisan ini bisa jadi berbeda pendapat. Silahkan kalian cantumkan di kolom komentar, pengertian pemuda menurut Anda. Waktunya Berkarya Sebagai pemuda, sudah waktunya berkarya. Pengertian berkarya yang admin maksud adalah apapun yang kalian lakukan, berdasarkan yang dibutuhkan banyak orang, segera realisasikan.

Kenapa demikian? Misalnya seperti admin ilmu45, admin membuat blog, salah satu wujud berkarya di dunia maya, di dunia yang sudah penuh dengan copy paste. Maka, admin selalu menulis, merangkai kalimat sendiri, dengan bahasa sendiri. Tentunya dengan pikiran sendiri.

Meskipun begitu, misalnya langsung posting atau publish tulisan, yang sudah capek-capek, waktu hilang, semangat bisa langsung melayang, jika tiba-tiba tulisan admin tidak 100 % original.

Untuk memastikan tulisan kita original atau masih mengandung plagiarisme, kita bisa cek melalui sebuah website dari smallseotools.com/plagiarism-checker Nah, dengan itu, kita bisa tahu apakah tulisan kita benar-benar tidak ada duanya, atau memang sudah ada yang memakainya.

Nih, dengerin admin bisikin ya. Jadi di luar sana sudah banyak orang, yang masih muda, ada siswa, mahasiswa, cuma hidup depan smartphone, laptop, noteboke atau tab, cuma menulis artikel bisa dapatkan pendapatan, jutaan uang tiap bulan. Lumayan kan. Ini yang admin maksud. Berkarya sudah waktunya. Pemuda waktunya berkarya. Salah satunya di dunia maya. Jangan cuma kepoin status Facebook, Whatshapp, BBM, dan lainnya. Lumayan kan kalau kita berkarya, dapatkan uangnya.

Meskipun tidak mudah, kita sudah buktikan kita sudah berkarya, sudah berusaha untuk berpikir mendalam, merangkai kalimat yang mudah dibaca cepat. Tentu dengan begitu, kalian sudah bisa dikatakan hidup manfaat dengan karya tulismu, dunia akan tahu kamu.

Karyamu dibaca siapapun, dimanapun, kapanpun. 
Selamat Hari Sumpah Pemuda. 
Waktunya Berkarya Jangan buang kuota. 
Mari kita jaga persatuan dan kesatuan Bangsa.

Sekian dari admin ilmu45.
Salam ilmu45 Salam 45.
Wassalamu'alaikum Wr Wb
Tim admin blog 
ilmu45.blogspot.com

Jumat, 26 Oktober 2018

AKU DAN KAMU, LAHIR BATIN SATU INDONESIA

Oktober 26, 2018 0
AKU DAN KAMU, LAHIR BATIN SATU INDONESIA
Assalamu’alaikum Wr Wb

Alhamdulillah3x, bisa berjumpa lagi dengan ilmu45.blogspot.com

Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga tetap sehat, kuat dan semangat berkali-lipat ya. Aamiiin

Whokkkkkkkkkkey.

Kali ini, admin ilmu45 mau berbagi pandangan dan pemikiran. Sesuai judul diatas, kita mulai saja ya. Bismillah.

SAVE INDONESIA 
KITA SATU BANGSA 
KITA SESAMA ANAK BANGSA 

Kita ini lahir dan mati di Indonesia guys. Jadi kita bersaudara saja. 

Peristiwa pembakaran bendera di Garut sudah ditangani oleh pihak kepolisian. Tiga orang anggota Banser sudah diamankan polisi untuk dimintai keterangannya. Ketiga anggota Banser tersebut sudah bertindak secara kooperatif dengan menyerahkan diri kepada polisi untuk menjadi saksi dengan memberikan keterangan yang jujur dan transparan. Akan tetapi pihak kepolisian juga harus mengusut tuntas siapa aktor intelektual di belakang peristiwa tersebut sebagaimana ditegaskan oleh Habib Luthfy bin Yahya. Artinya, pihak kepolisian harus menelusuri secara tuntas siapa dalang yang memerintahkan pelaku yang mengibarkan bendara tersebut dan apa motifnya. Karena itu, peristiwa pembakaran bendera tersebut kita serahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian yang berwenang untuk memprosesnya secara profesional.

Meskipun demikian, persoalan mengenai pembakaran bendera yang terjadi di Garut pada saat peringatan Hari Santri Nasional (HSN), menurut saya sebenarnya jauh-jauh hari dapat diantisipasi oleh pemerintah. 

Argumentasinya begini: Pertama, pemerintah telah membubarkan Ormas HTI melalui Perppu Nomor 2 Tahun 2017 yang kemudian menjadi Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan. Ketika ormas HTI telah dibubarkan dan gugatannya ditolak oleh Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) dan Mahkamah Konstitusi (MK), maka semua aktivitas HTI yang berhubungan dengan ajaran-ajarannya menjadi terlarang. Di sini, pemerintah harus bersikap tegas terhadap oknum-oknum eks HTI yang masih berani melanggar Undang-Undang pelarangan ormas tersebut. Siapa pun saja eks HTI yang masih meneriakkan dengan lantang untuk mendirikan khilafah islamiyah, hendak mengganti sistem pemerintahan Indonesia, dan menggunakan seluruh atribut atau simbol-simbol HTI seperti salah satunya bendera yang sering mereka gunakan, maka pihak pemerintah dalam hal ini pihak kepolisian sebagai aparat keamanan harus menindak mereka melalui proses hukum yang berlaku di Indonesia. 

Mengapa demikian? 

Kedua, sebab kalau para oknum eks HTI yang masih berani melanggar UU Ormas tersebut dibiarkan saja, pemerintah Indonesia akan kehilangan wibawanya. Hukum kita akan semakin diremehkan oleh eks HTI dan siapapun yang terkena sanksi hukum Indonesia. Faktanya, hari ini kita menyaksikan sejumlah oknum-oknum eks HTI yang masih teriak-teriak hendak mendirikan khilafah islamiyah, hendak mengganti sistem pemerintahan kita dan membawa simbol-simbol mereka, tapi dibiarkan saja oleh pihak pemerintah; dibiarkan saja oleh pihak yang berwenang. Tampaknya, pihak pemerintah masih bersikap setengah hati atau tanggung-tanggung dalam menegakkan hukum dengan tegas. Seharusnya pemerintah kita tidak perlu ragu menindak mereka. 

Lihatlah pemerintah Turki dan Arab Saudi yang melarang gerakan Hizbut Tahrir dan menegakkan ketegasan hukum kepada siapapun yang berani melanggarnya. Pahadal harusnya Menko Polhukam Wiranto misalnya, menginstruksikan pihak aparat kepolisian untuk menindak tegas oknum-oknum eks HTI yang masih melanggar ketentuan Undang-Undang yang berlaku. 

Ketiga, akibat selanjutnya, kalau pemerintah tidak bersikap tegas terhadap oknum-oknum yang melanggar keputusan Undang-Undang Ormas tersebut, akan terus terjadi clash, bentrokan, dan konflik di antara sesama umat Islam Indonesia. Sebab sebagian oknum eks HTI yang tetap mensosialisasikan khilafah islamiyah dengan beragam strateginya akan direspons, dikritik, dan dicounter oleh sebagian masyarakat, kaum intelektual dan cendekiawan muslim, serta warga NU yang mempunyai komitmen utuh dalam menjaga falsafah Bangsa, UUD 1945, dan NKRI. Kondisi ini tentu akan menciptakan konflik dan benturan di antara sesama kita. 

Pada puncaknya, kalau pemerintah tidak tegas dan konsekuen menerapkan hukum yang berlaku, niscaya akan terjadi perang saudara di antara sesama umat Islam Indonesia; di antara sesama warga negara Indonesia. Karena itulah, sudah saatnya pemerintah benar-benar menerapkan sikap tegas dan konsekuen dalam menerapkan Undang-Undang yang melarang ormas terlarang; siapapun oknumnya agar tidak terjadi lagi konflik dan bentrokan di antara sesama umat Islam Indonesia. Save Indonesia Save Falsafah Bangsa, UUD 1945, dan NKRI

Tanpa kalian, kami merasa tidak ada.

Silahkan berikan komentar Anda, pendapat Anda. 
Bagi komentar yang menarik, akan kami pilih untuk dapatkan hadiah menarik.

Salam45. 
Salam ilmu45. 
Wassalamu'alaikum Wr Wb
Tim admin blog ilmu45.blogspot.com

Kamis, 25 Oktober 2018

METODE TRIANGULASI DALAM MENYIKAPI BANSER DAN BENDERA HTI

Oktober 25, 2018 0
METODE TRIANGULASI DALAM MENYIKAPI BANSER DAN BENDERA HTI

Assalamu’alaikum Wr Wb
Jumpa lagi dengan ilmu45.blogspot.com
Bagaimana kabarnya para fans ilmu45? Semoga tetap semangat berkali-lipat, sehat dan kuat. Aamiiin ya Allah.

Whokkkkey, jadi begini ya. Kita tidak bisa menyimpulkan sesuatu dengan subyektif.

Admin ilmu45 akan mencoba menampilkan request dari seseorang yang sudah jadi fans ilmu45. Kemarin bilang, minta tulisan tentang pembakaran bendera HTI oleh BANSER yang sedang viral itu donk.

Bismillah, langsung saja guys.

Dalam penelitian kualitatif biasanya dikenal dengan Triangulasi, sebagai salah satu metode validasi data. Seorang ilmuwan yang melakukan penelitian tidak boleh langsung menyimpulkan suatu masalah sebelum dilakukan croscek data. Misalnya, ada video maka seorang peneliti tidak langsung menyimpulkan video tersebut sebelum dilakukan wawancara terhadap pelaku [responden] dalam video tersebut.

Itulah namanya klarifikasi dengan Triangulasi metode, antara metode video [dokumen] dengan metode wawancara sehingga dapat menghasilkan kesimpulan yang obyektif, bukan subyektif.

Dari sinilah nampak beda antara orang awam dengan ilmuwan yang selalu berpikir dengan pendekatan empirik-rasional, bukan sekedar emosional.

Bergantung NIAT

Kaidah Ushul Fiqh menjelaskan:
"Segala urusan itu tergantung dari niatnya"

Mengapa dulu para Malaikat menduga bahwa Khalifah kelak akan melakukan kerusakan dan penumpahan darah di bumi? Pertanyaan Malaikat ini lahir karena [salah satunya disebabkan] penamaan Allah terhadap makhluk yang akan dicipta itu dengan Khalifah.
[Tafsir al-Misbah]
Ada makna yang kita tidak tahu bagaimana Allah membuat skenario tentang khalifah di bumi. Tentu kita sebagai manusia tidak akan bisa mengetahui rinci tentang esensi atau substansi khalifah diciptakan, yang nyatanya akan melakukan kerusakan.

Wallahu alam bi shawab

Sebetulnya sangat mudah menghakimi kasus pembakaran bendera yang dilakukan Banser, apakah bendera HTI atau tauhid?

Tanya saja ke BANSER, apakah pernah tahlilan? Lha wong biasa tahlilan kok BER-NIAT membakar bendera Tauhid? masuk akal tidak? Jelas tidak, kan? Beragama itu perlu menggunakan logika bukan emosi semata.

Marilah kita sudahi perselisihan ini... BANSER tidak minta maaf ke HTI itu sudah tepat, SANGAT TEPAT!

Mari hentikan perselisihan ini dan jaga kembali NKRI dari ideologi yang merusak kedaulatan bangsa.
Mari hentikan perselisihan ini dan jaga kembali NKRI dari ideologi yang merusak kedaulatan bangsa.
Mari hentikan perselisihan ini dan jaga kembali NKRI dari ideologi yang merusak kedaulatan bangsa.

Silahkan kasih komentar dibawah.
Akan kami pilih komentar tebaik untuk dapatkan hadiah menarik.

SYARAT UMUM :
1. Bahasa yang ditampilkan atau yang disampaikan bisa dipahami oleh berbagai kalangan.
2. Tidak boleh mencantumkan tulisan yang berasal dari internet, website lainnya atau media sosial bahkan Whatsapp grup, BBM grup atau Line grup dan lainnya.

SYARAT KHUSUS :
1. Wajib bahasa sendiri dan tidak ada singkatan.
2. Maksimal 1000 kata.
3. Cantumkan nomor Whatsapp aktif.
4. Email aktif.

Salam45
Salamilmu45
Terima kasih atas kunjungan dan perhatian Anda.
Tanpa kalian, kami merasa tidak ada.
Meski begini, kami yakin blog kami akan dapatkan pembaca setianya.
Wassalamu'alaikum Wr Wb
Tim admin blog
ilmu45.blogspot.com